
Fase Gerhana Bulan
Gerhana bulan kali ini merupakan gerhana terakhir yang terjadi pada tahun 2011. Gerhana selanjutnya diprediksikan akan terjadi tiga tahun kemudian, atau pada tahun 2014. Jadi, jangan lewatkan fenomena alam yang menarik ini.
Menurut situs National Geographic, gerhana bulan total dapat disaksikan di benua Australia, Asia, dan bagian barat benua Amerika Utara. Para ahli astronomi memperkirakan gerhana bulan kali ini akan berlangsung hingga 3,5 jam, lho, dimulai pada pukul 4.45 pagi waktu Pasific, atau di Indonesia sekitar pukul 19.45 WIB. Gerhana totalnya diperkirakan akan terjadi 21.05 WIB. Teman-teman bisa menonton video streaming gerhana bulan ini di situs Slooh SpaceCamera pada pukul 20.00 WIB.
Bagaimana Gerhana Bulan Bisa Terjadi?
Gerhana bulan terjadi ketika matahari, Bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus. Di saat itu, bulan tepat berada di belakang Bumi, sehingga bulan terlihat gelap. Karena orbit bulan miring terhadap Bumi, maka fenomena gerhana bulan hanya terjadi beberapa kali saja dalam setiap tahunnya. Selain itu, gerhana bulan tidak selamanya total, bahkan ada kalanya hanya sebagian, tergantung banyaknya bagian bulan yang masuk ke dalam bayangan Bumi, kata Samra, seorang astronom di H.R. MacMillan Space Centre di Vancouver, Kanada.
Nah, uniknya, ketika gerhana bulan total, warna bulan tidak gelap, lho, namun agak kemerah-merahan. Tahukah teman-teman, mengapa terjadi seperti itu? Hmm… Di saat bulan memasuki bayangan Bumi, sinar matahari akan berhamburan dikala memasuki atmosfer Bumi dan memantul pada permukaan bulan sehingga membuat warnanya agak kemerah-merahan. Teman-teman pernah melihat warna bulan di saat terbit dan di saat sudah berada di langit. Perhatikan, warnanya pasti tidak sama. Ayo, coba teman-teman teliti sendiri, deh.
Gerhana 2014
Samra mengatakan jika gerhana kali ini merupakan gerhana bulan total terakhir kalinya terjadi di tahun 2011. Menurutnya, gerhana selanjutnya yang terjadi pada tanggal 4 Juni 2012, merupakan gerhana bulan sebagian. Gerhana bulan total selanjutnya akan terjadi pada tanggal 14 April 2014. Nah, jangan lewatkan keajaiban alam yang langka ini, ya.
Diadaptasi dari National Geographic. Gambar: National Geographic.
Like this:
Be the first to like this post.