Wow, Malam Tahun Baru Bakal Dihiasi oleh Empat Planet!

Ilustrasi langit pada malam Tahun Baru 2012

Malam Tahun Baru Masehi 2012 mendatang bakal menjadi malam tahun baru yang istimewa. Pasalnya, akan ada planet dalam tata surya yang akan menghiasi langit malam tahun baru.Planet-planet tersebut adalah Venus, Uranus, Neptunus, dan si raksasa Jupiter.

Beberapa saat setelah matahari tenggelam, atau sekitar pukul 19.00, Venus akan mulai menampakkan diri dengan magnitude -3,8 di horison (kaki langit) bagian barat, tepat di tengah-tengah rasi bintang Capricornius. Sedangkan Neptunus akan tampak di atas Venus dengan kecemerlangan (magnitude) 7,9. Hal ini wajar karena jarak Bumi dan Neptunus sangatlah jauh, sekitar 30,6 kali jarak Matahari ke Bumi. Continue reading

Reportasia Deklarasi Konferensi Anak Indonesia 2011

Konferensi Anak 2011

Konferensi Anak Indonesia berawal pada hari Minggu, 13 November 2011 lalu. Sebanyak 36 anak dari seluruh Indonesia dipersatukan di Jakarta dan merasakan asyiknya bertemu dengan teman baru yang akan menghadiri acara yang sama. Penasaran apa yang dilakukan teman-teman kita itu selama enam hari acara? Simak kisahnya.

Pada hari pertama, para peserta delegasi berpisah dari orangtua mereka. Uniknya, beberapa dari mereka tidak merasa sedih, mungkin bakalan bertemu dengan teman yang baru ya? Mungkin saja. :)

Hari kedua, peserta saling memperkenalkan diri di hadapan peserta lainnya. “Nama saya Nova, delegasi dari Papua!” seru Nova. Ibu Henny Supolo melontarkan pertanyaan kepada para peserta, “Kenapa, sih, kita suka susah berbuat jujur?” Para peserta serentak menjawab, “Maluuu! Takut dihukum!” Hihihi… Ibu Henny tersenyum dan kemudian mengajak mereka berdiskusi tentang manfaat berbuat jujur. Continue reading

Gerhana Bulan Total Akan Menghiasi Langit Malam Ini

Fase Gerhana Bulan

Gerhana bulan kali ini merupakan gerhana terakhir yang terjadi pada tahun 2011. Gerhana selanjutnya diprediksikan akan terjadi tiga tahun kemudian, atau pada tahun 2014. Jadi, jangan lewatkan fenomena alam yang menarik ini.

Menurut situs National Geographic, gerhana bulan total dapat disaksikan di benua Australia, Asia, dan bagian barat benua Amerika Utara. Para ahli astronomi memperkirakan gerhana bulan kali ini akan berlangsung hingga 3,5 jam, lho, dimulai pada pukul 4.45 pagi waktu Pasific, atau di Indonesia sekitar pukul 19.45 WIB. Gerhana totalnya diperkirakan akan terjadi 21.05 WIB. Teman-teman bisa menonton video streaming gerhana bulan ini di situs Slooh SpaceCamera pada pukul 20.00 WIB.

Bagaimana Gerhana Bulan Bisa Terjadi?

Gerhana bulan terjadi ketika matahari, Bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus. Di saat itu, bulan tepat berada di belakang Bumi, sehingga bulan terlihat gelap. Karena orbit bulan miring terhadap Bumi, maka fenomena gerhana bulan hanya terjadi beberapa kali saja dalam setiap tahunnya. Selain itu, gerhana bulan tidak selamanya total, bahkan ada kalanya hanya sebagian, tergantung banyaknya bagian bulan yang masuk ke dalam bayangan Bumi, kata Samra, seorang astronom di H.R. MacMillan Space Centre di Vancouver, Kanada.

Nah, uniknya, ketika gerhana bulan total, warna bulan tidak gelap, lho, namun agak kemerah-merahan. Tahukah teman-teman, mengapa terjadi seperti itu? Hmm… Di saat bulan memasuki bayangan Bumi, sinar matahari akan berhamburan dikala memasuki atmosfer Bumi dan memantul pada permukaan bulan sehingga membuat warnanya agak kemerah-merahan. Teman-teman pernah melihat warna bulan di saat terbit dan di saat sudah berada di langit. Perhatikan, warnanya pasti tidak sama. Ayo, coba teman-teman teliti sendiri, deh. :)

Gerhana 2014

Samra mengatakan jika gerhana kali ini merupakan gerhana bulan total terakhir kalinya terjadi di tahun 2011. Menurutnya, gerhana selanjutnya yang terjadi pada tanggal 4 Juni 2012, merupakan gerhana bulan sebagian. Gerhana bulan total selanjutnya akan terjadi pada tanggal 14 April 2014. Nah, jangan lewatkan keajaiban alam yang langka ini, ya.


Diadaptasi dari National Geographic. Gambar:  National Geographic.