Keistimewaan Burung Unta

Potret Seekor Burung Unta

Burung unta (bahasa Inggris: Ostrich), adalah nama untuk seekor burung yang berbadan paling besar dari kebanyakan bangsa burung lainnya. Burung unta memang tidak bisa terbang, walaupun demikian, mereka memiliki kaki yang kuat dan panjang. Kaki tersebut digunakan untuk berlari. Saat berlari, kecepatannya bisa mencapai 65 km/jam, lho. Wow! Sayap yang pendek digunakan untuk berbelok ketika sedang berlari.

Selain untuk berlari, kaki yang panjang itu bisa digunakan untuk senjata saat membela diri. Sekali ditendang, kita bisa mengalami patah tulang. Di setiap kakinya terdapat cakar yang tajam dan panjang. Karena badannya besar, tentunya telur yang dihasilkan juga besar. Burung ini mendiami Afrika bagian tengah dan selatan, yang banyak terdapat rerumputan ataupun daerah pepasiran yang gersang.

Bertubuh Besar, Bermata Besar… Itulah Burung Unta

Burung unta jika sudah dewasa bisa mencapai 2,4 meter tingginya. Beratnya pun bisa mencapai 136 kg. Jantannya agak lebih besar dari betina. Burung unta memiliki leher panjang dan kepala yang kecil, dengan mata berwarna coklat yang besar. Burung unta berjalan dengan jari kaki (karena sebagian besar bangsa burung juga menggunakan jari kakinya untuk berjalan).

Bulu sayapnya diketahui tidak kedap air karena tidak memiliki kandungan minyak di sayapnya. Burung unta jantan dewasa bulunya gelap, namun sayap dan ekornya berwarna putih. Kalau betina bulunya agak berwarna coklat keabu-abuan. Di sepanjang lehernya terdapat bulu yang mirip dengan rambut. Kadang-kadang, sayapnya terbuka ketika berlari ataupun saat musim kawin.

Matanya yang besar memungkinkan penglihatan yang baik. Membran khusus melindungi matanya dari debu dan pasir. Biasanya burung unta tidur dengan memasukkan kepalanya ke celah sayapnya. Mereka bisa hidup 20 hingga 30 tahun di daerah yang berbahaya. Apabila di penangkaran, mereka bisa bertahan hidup hingga 40 tahun.

Makanan Sehari-hari

Makanan utama burung unta adalah buah-buahan, daun-daunan. Namun, kadang-kadang juga makan kadal dan serangga. Karena hidup di daerah kering, mereka bisa bertahan hidup tanpa minum air dalam waktu yang lama.

Keluarga Besar

Para pakar mengelompokkan burung unta dalam kelompok burung yang tidak bisa terbang, yang bernama ratites. Mereka sekelompok dengan burung rhea di Amerika Selatan, burung emu di Australia, burung kasuari di Papua Nugini, dan burung kiwi di Selandia Baru, begitu juga dengan burung langka, moa, dari Selandia Baru, dan burung gajah di Madagaskar.

Burung-burung yang termasuk ke dalam kelompok ratites memiliki tulang dada yang rata, berbeda dengan kelompok burung lainnya. Fosil tertua burung unta yang telah ditemukan diperkirakan berumur 40 juta tahun lalu. Burung ini ternyata sudah agak berbeda sejak 34 juta tahun lalu. Sekitar 5 juta tahun silam, burung unta mendiami daerah yang sekarang menjadi negara Rusia, India, dan Cina, namun sudah punah.

Akhir abad ke-19, bulu-bulu burung unta digunakan untuk membuat topi dan baju. Sekarang ini, dagingnya sudah dijadikan sebagai menu makanan. Afrika Selatan dan Amerika Serikat adalah negara-negara yang memiliki peternakan burung unta terbanyak.


(Diadaptasi dari National Geographic dan Microsoft® Student 2009 [DVD]; Gambar: National Geographic)

About these ads

2 pemikiran pada “Keistimewaan Burung Unta

Tinggalkan komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s