Bagaimana Radar Bekerja?

Antena Radar

Pada zaman dahulu, radar (lihat definisi “radar” di Wikipedia bahasa Inggris) adalah alat militer rahasia. Pada tahun 1940 dan 1941, radar banyak membantu negara Inggris dalam melawan Jerman dalam Perang Dunia II. Sekarang, radar mempunyai banyaaak sekali kegunaan. Radar membantu pesawat terbang menghindari sesuatu yang bisa membahayakan penerbangannya. Radar juga dapat ditemukan di dapur, tepatnya dalam microwave oven (lihat definisi “microwave oven” di Wikipedia bahasa Inggris). Microwave oven menggunakan teknologi radar dalam memasak makanan.

Apa Itu Radar?

Tahukah kamu apa itu radar? Radar adalah singkatan dari radio detecting and ranging. Radar menggunakan gelombang radio untuk mengetahui lokasi suatu benda, misalnya pesawat terbang, kapal, awan badai, dan benda-benda besar lainnya. Sebuah peralatan radar mengirimkan gelombang radio. Gelombang ini merambat dengan kecepatan cahaya (lihat definisi “kecepatan cahaya” di Wikipedia bahasa Inggris). Tahukah kamu berapa kecepatan cahaya itu? Mmm… sekitar 300.000 kilometer per detik! Nah, ketika gelombang tersebut menabrak (mengenai) suatu benda, maka gelombang radio itu akan dipantulkan kembali. Gelombang tersebut membawa informasi ke operator radar. Informasi tersebut seperti berapa jauh benda tersebut dari sumber radar, berapa kecepatannya, dan kemana arah gerakannya.

Kapan Radar Ditemukan?

Radar ditemukan sekitar tahun 1920. Radar menjadi alat yang sangat penting dalam Perang Dunia II (lihat keterangan lengkap mengenai Perang Dunia II di Wikipedia bahasa Inggris). Stasiun radar di pantai Inggris berhasil mendeteksi pasukan Jerman sebelum mereka menyerang Inggris. Pasukan Inggris kemudian menyerang pasukan pengebom Jerman. Radar juga membantu mendeteksi kapal selam Jerman sebelum mereka menyerang kapal-kapal Amerika dan Inggris.

Layar Radar untuk Melihat Posisi Suatu Benda

Bagaimana Radar Digunakan?

Bandara pesawat terbang menggunakan radar untuk mengawasi lokasi suatu pesawat terbang. Di tower pengontrol, para operator radar melihat ke suatu layar seperti layar komputer. Di layar itu, ditampilkan titik-titik kecil yang berarti lokasi di mana lokasi pesawat. Titik-titik itu bergerak sejalan dengan gerakan pesawat. Radar mencegah terjadinya tabrakan di udara dan membantu pilot mendaratkan pesawatnya di bandara. Radar juga dapat memperingati pilot jika pesawat mereka terbang di dekat pesawat lain.

Oya, pernahkah kamu melihat peta cuaca di televisi? Apakah para peramal cuaca mengatakan itu adalah sebuah peta radar? Radar dapat digunakan untuk mendeteksi hujan, awan badai, dan benda bergerak di udara. Hal itu dapat memprediksikan kapan akan terjadinya badai tornado dan badai petir.

Satelit-satelit yang mengorbit Bumi menghasilkan peta radar untuk meramal cuaca. Para ahli telah membuat gambar permukaan Bumi dengan menggunakan radar pada satelit. Selama tahun 1990, satelit penjelajah Magellan (lihat keterangan lengkap mengenai satelit Magellan di Wikipedia bahasa Inggris) menggunakan radar untuk mempetakan permukaan planet Venus. Radar Magellan berhasil menembus awan yang sangat tebal untuk mempetakan permukaan Venus.

Peta Bagian Permukaan Bumi Dibuat dengan Menggunakan Teknologi Radar

Nah, polisi juga menggunakan radar untuk mendeteksi mobil atau truk yang jalannya melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan. Dengan demikian, para pengendara yang mengendarai mobil dengan sangat cepat dapat ditilang. Namun, para pengendara mobil membeli mobil dengan alat yang dapat mendeteksi gelombang radar. Alat itu memperingati pengendara mobil untuk memperlambat mobilnya sebelum ditilang.

Di bidang militer, mereka membangun sebuah pesawat mata-mata (stealth) dan misil mata-mata yang dapat mengecoh radar musuh. Pesawat lain ada juga yang dituntun dengan sistem radar.

Di bidang olahraga, radar digunakan untuk mengetahui bahwa seorang pemain baseball telah memukul bola yang kecepatannya 98 mil per jam.

(Dikutip dari Microsoft ® Encarta ® 2009)

About these ads

2 pemikiran pada “Bagaimana Radar Bekerja?

Tinggalkan komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s